Senin, 11 Mei 2009
Jumat, 08 Mei 2009
Matisuri

Saking bete'nya hidup didunia yang kata Achmad Albar bagaikan panggung sandiwara.
Mas Barkah jalan-jalan ke akhirat untuk refreshing. Jalan-jalan ke akhirat mohon jangan diartikan mati. Seperti juga halnya sekolah gratis, kata Pemerintah. Gratis mohon dipahami bukan berarti tidak bayar. Justru makin mahal dibanding ketika sebelum dinyatakan gratis. "Emang sekolah nenek moyang loe ... !" jawab pak Menteri ketika di konfirmasi.
Pak Menteri mengaskan " Gratis bukan berarti tidak bayar, toloooool ... !"
Kembali mengikuti perjalanan mas Barkah di akhirat. Di sebuah tikungan jalan dia bertemu dengan ruh Nasaruddin yang lagi ngetop di dunia. "Anda kan yang mati ditembak ...?" sapa mas Barkah. "Betul ... ! " jawab ruh pak Nasar. "Di dunia sedang heboh memberitakan kasus anda .." mas Barkah kemudian bincang-bincang panjang lebar. Dang-kadang berbisik supaya tidak kedengaran ruh lain yang gentayang disekitar mereka. "Apa betul dalang pembunuhan adalah mr AA .." tanya mas Barkah. "Emang gua pikirin .." jawab ruh pak Nasar pendek. "Apakah motivasinya rebutan caddy miss R .... ? " mas Barkah mencecar seperti Polisi. Setiap ditanya apa saja, ruh pak Nasar hanya menjawab singkat "Emang gua pikirin". Ternyata tembakan dikepalanya menembus otak dan membuatnya enggak bisa mikir. Ngapain gua tanyain dan ikut-ikutan mikirin, pikir mas Barkah. Wuuuuuuuuussss ... mas Barkah kembali ke dunia. Sesampainya di rumah dia heran melihat banyak orang dan bendera kuning dipasang. Dibelakang rumah dia melihat tubuhnya sedang dimandikan layaknya jenazah. Saya kan masih hidup kenapa diperlakukan seperti jenazah, pikir mas barkah. "Apa-apaan ini .." mas Barkah berteriak dan bangkit berjalan kesana kemari. Para pelayat pun berlarian kesana kemari sambil berteriak. "Mayat telanjang hidup ... ! Mayat telanjang hidup ... ! " teriak para pelayat. Mas Barkah enggak nyadari kalau dirinya telanjang bulat dan tititnya yang buntek gondal-gandul bagaikan pendulum.
Mustikabiru
The House of Blue Light
www.ombadurenew.com
melampaui bentuk

Akhir-akhir ini mas Indra sering migren, kepalanya pusing sebelah.
Kadang sebelah kiri, kadang sebelah kanan.
Ketika mikirin produksi film, yang sakit sebelah kiri.
Mikirin bisnis Cafe, sakitnya berpindah kesebelah kanan.
Mikirin Recording Studio, pusingnya pindah kebelakang.
Ngeliat cewek bahenol mental mentul, pusingnya muter.
"Enggak usah dipikirin ..! Seperti gw nih ! Enggak pernah mikir .. " kata Malau mencoba menghibur.
Malau memang enggak pernah mikir karena enggak perlu mikir.
Ayahnya pemilik Kebon Sawit yang paling luas dipinggir danau toba.
Sebagai anak pengusaha tajir, ingin ini itu mulut Malau tinggal mangap.
Ploooook .... segepok uang langsung menyumpal mulutnya sebelum berbunyi minta uang.
Masih kurang .... tinggal angkat telpon.
Weeessss .... ATM nya langsung padat.
"Loe contoh guwa, dari waktu ke waktu mejeng di Facebook .." kata Malau sambil terus ketak-ketik laptopnya.
"Bener juga loe " mas Indra merespon sambil mengeluarkan IPhone.
"Blackberry udah ketinggalan jaman " mas Indra membanggakan IPhone nya.
Keduanya langsung tenggelam ketak ketik buka internet.
"Heran, kenapa cewek enggak ada yang nempel, padahal duit gw enggak berseri. Mobil gw Alphard ...! " guman Malau.
"Loe begok sih ...!" sahut mas Indra.
"Cewek-cewek itu yang begok " Malau mengumpat.
"Duit gua seperti air, tampang gw tenar di TV. Tetep aja cewek enggak ada yg mau sama gw .." Malau membanggakan ketajirannya.
Wuuuuuuussss ... Ndang muncul ngegandeng Nike Ardila.
Malau dan mas Indra terheran-heran ngeliat Nike Ardila.
Bukankah Nike Ardila sudah lama meninggal, pikir keduanya.
"Heran loe ya ... ?" Ndang membaca pikiran keduanya.
"Yo'i Ndang ... ! " jawab Malau dan mas Indra serentak.
"Di dunia memang mati tapi di akhirat doi masih hidup. Sekarang pacaran sama gw .. !" kata Ndang sombong.
"Sok tau loe ... !" maki Malau dan mas Indra serentak.
Ngentot loe ..... ! Cuuuuuuuuueeeeh .... ! Muka Malau dan Mas Indra belepotan ludah Ndang.
Ndang dan Nike Ardila pun terbang ke langit.
Mustikabiru
The House of Blue Light
Kamis, 07 Mei 2009
Langit Padang Rumput Satelit
Bumi semakin tipis
atlas atlas kuno itu kutubnya cair
mungkin tidak lagi bundar
ompong bagai kanak kanak gigis
karena manusia menggerus habis
kitab kitab tak hendak digubris
Lampu merah jagad raya mulai padat
satelit di udara morat marit
karena bumi kian menyempit
langit padang rumput satelit
radar terus memutar
manusia buas berkibar
matahari malas beredar
menangkap manusia kambing
rumput di bumi habis pindah ke langit
Bumi semakin tipis kawan
mari kita merumput di langit
daratan pelan-pelan tenggelam
air laut mulai tak asin
ikan ikan jadi logam
dan gunung gunung mulai rebah
jadi beton beton bablas gusuran
bumi akan perpenghuni manusia babi
manusia macan
manusia ular
manusia anjing
manusia yang ujudnya manusia
berkelakuan tikus
berwatak srigala
segalanya akan disapu
secara terpadu
Langit padang rumput satelit
kita akan bermukim di sana
sebagai manusia kambing bersayap rajawali
manusia sapi bersayap garuda
dan kita tetap tidak mengerti
padang menuju mana
sambil mengembik
sambil melenguh
mencari rumput satelit
menunggu dipanggil
mungkin
kita bersama-sama :
masuk neraka
Mei, 2009
AA dan Rani, Nasrudin, heboh sureboh









Rani juliani atau Rhani Yuliani atau Ranny Yuliani, masih belom jelas, yang jelas sosok Caddy manis ini langsung ngetop ngalahin Mulan Jameela....Pinot Manohara....blognya dipasangin iklan macem macem, ribuan orang masuk ke blognya ngalahin blog ombakdurenew....hidup Caddy !
Ingin Blog anda ramai dikunjungi pengunjung hingga ribuan orang perhari, mungkin teman-teman bisa belajar atau bertanya dengan Rani Juliani. Blog Rani Juliani yang ada dihosting gratisan blogspot beberapa pekan terakhir menjadi blog terlaris yang rata-rata dikunjungi oleh ribuan orang perhari. Blognya simpel, isi postingnya juga cuma 2, tapi komentar yang ada di masing-masing postingan data terakhir sudah mencapai 300 an. Apa sih hebatnya blog Rani Juliani?? Sebetulnya bukan blognya yang hebat tapi berita tentang Rani Juliani yang yang disebut-sebut merupakan istri ketiga Nasrudin Zulkarnaen yang "katanya" menjadi pemicu terjadinya pembunuhan Nasrudin yang juga melibatkan orang paling top di KPK itulah yang hebat. Ribuan pengunjung mampir, ratusan komentar penuh caci maki maupun penuh empati bahkan iklan dan promosi juga mengalir di blog Rani Juliani.
Siapa sih Rani Juliani??
Dia adalah seorang Mahasiswa Semester 2 di STMIK Raharja. Berprofesi sebagai seorang Caddy Golf :
* Umur: 22
* Jenis Kelamin: Wanita
* Tanda Astrologi: Cancer
* Shio: Macan
* Industri: Pelajar
* Jabatan: mahasiswa
* Lokasi: Tangerang : Banten : Indonesia
Mau liat blognya Rani, klik disini . . .
Rabu, 06 Mei 2009
Andy Liani
Mengenang Andy Liani
Vokalnya meliuk,melengking tapi tak jarang pula mengharu biru dalam genggaman aura balada.Sayang usianya pendek .Itulah Andy Liani,lelaki berambut gondrong dan berair muka tampan.
Andy Liani,pernah pula mampir di Gang Potlot yang banyak melejitkan nama-nama sohor mulai dari Oppie Andaresta,Imanez hingga Anang Hermansyah.
Andy Liani bahkan pernah menjadi vokalis Slank,jaman Slank belum melangkah ke bilik rekaman.Andy Liani pun sempat pula menjadi vokalis El Pamas,walau tak lama.Sosoknya memang kharismatis. Bersama gitaris Pay,Andy pun pernah tergabung dalam kelompok Fargat 72.
Di awal dasawarsa 90-an,Andy Liani pernah merilis sebuah single "Satu Cita",sebelum akhirnya melepas album "Misteri" dengan hits "Sanggupkah" yang ditulis oleh Pay,Andy Liani dan Rustam.
Di album ini Andy Liani dikawal Pay (gitar),Ronald (drums),Indra Qadarsih (keybaords),Thomas Ramdhan (bass),Arie Roxx (drum) dan Oppie Andaresta (suara latar).
Album ini menyajikan pop dalam sentuhan rock.Walau kualitas vokal Andy Liani yangt sesungguhnya tak keluar secara maksimal.Toh,album ini merupakan "peninggalan" berharga bagi penggemar Andy Liani yang berpulang pada tahun 1995.
Track List
1.Sanggupkah
2.Masih Ada
3.Nirwana
4.Bukan Itu
5.Kau Harus Diselamatkan
6.Kata Cinta
7.Misteri
8.Brother Jack
9.Boleh Ma
Andy Liani,pernah pula mampir di Gang Potlot yang banyak melejitkan nama-nama sohor mulai dari Oppie Andaresta,Imanez hingga Anang Hermansyah.
Andy Liani bahkan pernah menjadi vokalis Slank,jaman Slank belum melangkah ke bilik rekaman.Andy Liani pun sempat pula menjadi vokalis El Pamas,walau tak lama.Sosoknya memang kharismatis. Bersama gitaris Pay,Andy pun pernah tergabung dalam kelompok Fargat 72.
Di awal dasawarsa 90-an,Andy Liani pernah merilis sebuah single "Satu Cita",sebelum akhirnya melepas album "Misteri" dengan hits "Sanggupkah" yang ditulis oleh Pay,Andy Liani dan Rustam.
Di album ini Andy Liani dikawal Pay (gitar),Ronald (drums),Indra Qadarsih (keybaords),Thomas Ramdhan (bass),Arie Roxx (drum) dan Oppie Andaresta (suara latar).
Album ini menyajikan pop dalam sentuhan rock.Walau kualitas vokal Andy Liani yangt sesungguhnya tak keluar secara maksimal.Toh,album ini merupakan "peninggalan" berharga bagi penggemar Andy Liani yang berpulang pada tahun 1995.
Track List
1.Sanggupkah
2.Masih Ada
3.Nirwana
4.Bukan Itu
5.Kau Harus Diselamatkan
6.Kata Cinta
7.Misteri
8.Brother Jack
9.Boleh Ma
From Fb Denny Sakrie
Selasa, 05 Mei 2009
Merahputih






Adalah Hashim Djojohadikusumo selaku direktur PT Media Desa Indonesia yang ber-samen werken dengan Rob Allyn dan Jeremy Stewart dari Margate House yang bertindak sebagai penerbit film ini. Berkat skenario dari Connor Allyn dan Rob Allyn, sutradara Yadi Sugandi langsung menukangi film ini.
Pemain Teuku Rifnu Wikana yang berperan sebagai pemuda pejuang asal Bali. Rudi Wowor, Lukman Sardi, Doni Alamsyah, Atiqah Hasiholan, Rahayu Saraswati dan Ario Bayu.
Sutradara Yadi Sugandi , penata artistik Iri Supit atau ahli efek khusus Paul Leonard, Adam Howarts, Nama yang terakhir ini sempat terlibat di film Saving Private Ryan dan Black Hawk Down.
Agaknya, Merah Putih ini memang akan menjadi produk yang luar biasa secara eksekusinya. Maklumlah, sudah cukup lama tak ada film perang lagi di negeri ini. Wajar saja jika banyak pecinta film di tanah air menanti dengan penuh harap. Dan kini penantian itu akan segera terlunasi sekaligus sebagai kado hari kemerdekaan 17 Agustus tahun ini.
Photo dari Paul Leonard
Photo dari Paul Leonard
Senin, 04 Mei 2009
Ngamen di Pangandaran


Gini neh kalo abis Show gak dibayar....kita ngamen aja.....Kejadiannya Di Tasikmalaya, begini ceritanya, BABADOTAN, adalah salah satu pengisi acara yang di gelar di Tasikmalaya, bersama rombongan anak anak IKJ, ada Tari, Pantomim, Musik, dan laen2, Kita diundang Almarhum Sena Utoyo untuk memeriahkan acara Kawula muda Tasikmalaya.....Agustus 1981.....eeeeh Duit honor dibawa kabur Panitia bagian Ticket....Sena jadi gak enak ama kita kita, maka untuk menyenangkan hati, kita diajak piknik ke Pangandaran ke Villanya, disanalah BABADOTAN tanpa Goem2 n Rike Barnie yang sudah pulang duluan mengadakan per ngamenan.....Gw, tonny Matt, Bernice n dirame in Boyke yang kadang gantian ama Didi Petet....Kita ngamen di sebuah warung Beer, dan gak boleh pindah sama pengunjung warung itu.....disuru nyanyi sampe abis stock lagu....Selama ngamen Clemen Aliandoe dan yang laen termasuk Steve Clement jadi Pengawal Artis hahahaha....pulangnya dijemput Minibus....yang nonton bingung.....Ini koleksi Photo hasil jepretan Steve Clement....Thanks Steve....Its a Great Shoot and amazing Experience......
Minggu, 03 Mei 2009
WARKOP PRAMBORS

Warung Kopi Prambors adalah fenomena dalam industri hiburan negeri ini.Mulai menyeruak dari bilik studio Prambors yang mangkal di Borobudur Menteng Jakarta Pusat.Lalu mendobnrak TVRI ketika tampil di "Terminal Musikal Tempat Anak Muda Mangkal" yang digagas Mus Mualim dan wadyabala Prambors.Lalu bikin 2 album fenomenal lewat label Pramaqua,kongsi antara Prambors dan Aquarius.
Berikut ini cuplikan obrolan saya dengan Johannes Soerjoko,pemilik Aquarius perihal grup lawak "intelek" ini :
Siapa yang anda kenal dari warung Kopi Prambors ?
Dari antara mereka yang saya kenal duluan adalah Rudy Badil , Badil begitu saya panggil dia , adalah adik iparnya kakak nya July Joseph partner saya di gang Kaji ketika Aquarius pertama kali berdiri .
Siapa yang menggagas Warkop masuk rekaman ?
Saya tidak ingat siapa yang memberi idea agar warkop direkam ke kaset untuk diedarkan .
Awal tahun 1979 se bulan sebelum kaset warung kopi di rilis , saya bertemu dengan Temmy untuk membicarakan kemungkinan rilis album Warkop .
Temmy Lesanpura , Dialah yang pada tahun 1973 melahirkan acara Warung Kopi di Radio Prambors . Suatu idea yang genius , dan sejak itu jutaan orang telah dihibur oleh grup Warkop ini , sampai hari ini film s film Warkop masih tampil di layar tv tv swasta kita . suatu tanda karya yang evergreen yang masih digemari .
Boleh tau gak berapa sih bayaran Warkop untuk rekaman album ?
Deal album Warkop pertama sebesar 10 juta rupiah Flat Pay , jumlah yang besar pada zaman nya
Mengingat sebuah album yang produksinya kelas mewah saja ( studio gelora seni ) rata rata biaya nya cuma 5 juta rupiah all in Flat Pay
dan jika ada deal dengan royalty nilai bekisar 50 - 100 rp per kaset .
Kenapa kontrak Warkop lebih besar dari grup lainnya , Karena kondisinya yang lain .
Saat Warung kopi di kontrak Pramaqua , mereka sudah membangun image selama 5 tahun jadi bukan artis baru , mereka sudah masuk katagori artis yang established, Warkop juga telah membuktikan berhasil tampil sukses dimana mana ,acara mereka di radio Prambors sudah ngetop dan selalu ditunggu . mereka sudah punya Brand .
Radio Prambors saat itu memiliki dua ( 2 ) signature produk yaitu LCLR Prambors dan Warung Kopi Prambors .
Metode marketing dan promotion Pramaqua yang selalu ingin mengkondisikan dahulu sebuah single dari album yang akan kita rilis , dengan melihat signal dari radio , telah terpenuhi oleh Warkop waktu itu , malahan signalnya sudah menghasilkan bunyi bel .
Jadi kita yakin , dengan World of Mouth saja , ketika album nya di rilis , sudah bisa lari kencang di pasar . perhitungan juga termasuk biaya pemakaian studio yang tidak akan besar , paling paling satu dua hari karena semua materinya sudah siap ?! ( Pandangan yang ini terbukti kita salah ) .
Saya sangat optimis , Pramaqua sign warung kopi 1 album plus option 1 album , Kita hubungi Alex Kumara untuk menangani proyek rekaman nya .
Materi di kumpulkan dan sudah cukup untuk satu album , Warkop yang saat itu masih formasi yang utuh ( tanpa Rudi Badil ) , yaitu Kasino , Dono , Nanu dan Indro . Ok ... ,..... We Go .
Kita masuk studio Gelora Seni , materi yang telah dipersiapkan lalu direkam , hasilnya ....... ......gagal besar !? , terasa steril , mereka tidak berkembang distudio , emosinya dingin , tidak menyentuh .... . Ternyata mereka demam studio
kita juga menghadapi kendala untuk mencari gelak tawa suara penonton yang alamiah untuk dapat mendukung suasana menjadi hidup / Live .
Terus solusinya gimana ?
Ya.......... Live itulah yang harus kita lakukan . Saya diskusikan lagi dengan kawan saya Alex Kumara dan dia sependapat , kita harus rekam live .
Gimana caranya ?
Rekaman Live waktu itu bukan lah seperti hari ini dimana station TV memiliki Mobile Remote Recording Studio , dengan Wireless Microphone , peralatan yang kita punya hanya dengan tape Revox A 77 ( prototype homestudio dari pabrik Studer ) , beberapa mic dengan preamp nya , serta mixer kecil . jadi harus cerdik untuk agar suaranya bisa dipakai untuk komersial .
Ada pertunjukan di Palembang , Ok kita berangkat ke Palembang , saya belum pernah ke Palembang sebelumnya , jadi kunjung an pertama ke kota ini .Di Venue tempat Warkop akan tampil , Alex Kumara memasang microphone dibeberapa tempat dan ada yang digantung dengan kawat , acara di rekam dengan pita 1/4 inches (2 track ) dan dengan speed 7,5 .
Pertunjukan dimulai , Warung Kopi in action , ternyata penonton kota Palembang panas sehingga membuat penampilan anak anak Warkop menjadi hidup .Kita dengar hasilnya memuaskan jadilah rekaman Warkop yang pertama .
Setelah album pertama sukses ?
Kita kontrak lagi Warkop pada bulan Agustus 1979 untuk album keduanya kali ini sebesar Rp 25 juta rupiah Flat Pay , Pantas album pertama meledak kok , walaupun faktanya album kedua terjual hanya separuh album pertama .,
Rekaman Live berikutnya di kota Pontianak , saya ikut juga lagi ke Pontianak ,kita melakukan sistim yang sama seperti di Palembang , dugaan kita tidak meleset , Warkop juga sukses besar di Pontianak .
Punya pengalaman menarik tentang Warkop ?
Ada pengalaman yang tidak bisa saya lupakan yaitu ketika kita berkunjung diibu kota KalBar waktu itu , kita naik Merpati Airline dengan pesawat fokker 27 dari Jakarta ke Pontianak , kursi penumpang hanya ada yang disebelah kanan , kursi di sebelah kiri dikosongkan dari depan sampai kebelakang , untuk mengangkut cargo , jadi flight kita adalah two in one , flight (penumpang dan cargo ) tapi aneh nih ... cargo nya bukan hanya barang saja yang diangkut tapi juga termasuk ternak , jadi disebelah kiri tempat duduk saya dan Alex ada Kuda ... . Oops la ......... gimana kalau kudanya kaget dan ngamuk ............. Unbelievable Man ,
Ha....ha....ha terus terus ?
Kita check in di hotel bintang empat , hotel baru yang paling Top waktu itu , lupa nama hotelnya , mewah hotelnya , ketika saya mau mandi dan mengisi bath tub nya , saya terperanjat , kok air nya coklat seperti air teh , ada apa ya , ternyata air di Pontianak semua nya seperti itu , yaitu air yang dari air Gambut , wah kita kurang informasi nih sebagai pengunjung baru yang pertama kali ke Pontianak jadi kena ........Shock , hari sudah malam , saya malas keluar untuk cari air bersih , achirnya saya terpaksa gosok gigi pakai Coca cola , It.s a real thing , have a coke and smile , Enjoy ..... slogan mereka .
Gimana penjualan album Warkop kedua ini ?
Album nya warung kopi dirilis dan langsung meledak karena telah ditunggu , terjual lebih besar dari kaset albumnya LCLR 77 , LCLR 78 dan album soundtrack Badai Pasti Berlalu waktu itu . Album Warkop terjual 180 ribu kaset hanya dalam 45 hari dan all time sale mendekati 200 ribu unit ( pada waktu itu sale sebesar ini sudah meledak besar , adalah merupakan sale yang terbesar pertama kali untuk Aquarius ) , sale album keduanya juga laku tapi agak menurun terjual diatas 100.ribu kaset .
Memang life cycle dari album lawak seperti Warkop ini sangat pendek umurnya , tidak seperti album lagu lagu pop yang bisa evergreen dan bisa berada dipasar selama bertahun tahun lamanya . Lain dengan album Badai dan LCLR 77, 78 ( album kompilasi ) yang masih bisa dijual setelah belasan tahun dirilis .
Saya suka tuh dengan kedua cover Warkop.Kayaknya artistik gitu ?
Itu dibuat sama Lesin.Lesin juga telah membuat sebuah design logo dan cover dengan hasil yang superior , I Love the design Folk ! , Logonya terus dipakai oleh Warkop dalam kurun waktu yang cukup panjang .
Setelah 2 album Warkop sukses ?
Hubungan kita dengan Warkop berlanjut , terutama dengan Kasino yang kadang kadang datang untuk berdiskusi dengan kita di Pramaqua ,
Suatu hari di pertengahan tahun 1979 setelah kita merilis album pertama Kasino memberitahukan bahwa the grup mendapat beberapa tawaran untuk main film , dia tanya pendapat kita , kenapa Pramaqua tidak main di bisnis film , Warkop tidak ada relasi nih didunia film , apakah Pramaqua bisa menjadi partnernya untuk cari perusahaan film yang tepat dan asyik diajak kerja sama , Ok kita coba , beri kita waktu .
(segitu aja dulu dongengya ya.....ayo semuanya bobok.....besok mau kerja he he he)
From Notes FB : Danny Sakrie
Berikut ini cuplikan obrolan saya dengan Johannes Soerjoko,pemilik Aquarius perihal grup lawak "intelek" ini :
Siapa yang anda kenal dari warung Kopi Prambors ?
Dari antara mereka yang saya kenal duluan adalah Rudy Badil , Badil begitu saya panggil dia , adalah adik iparnya kakak nya July Joseph partner saya di gang Kaji ketika Aquarius pertama kali berdiri .
Siapa yang menggagas Warkop masuk rekaman ?
Saya tidak ingat siapa yang memberi idea agar warkop direkam ke kaset untuk diedarkan .
Awal tahun 1979 se bulan sebelum kaset warung kopi di rilis , saya bertemu dengan Temmy untuk membicarakan kemungkinan rilis album Warkop .
Temmy Lesanpura , Dialah yang pada tahun 1973 melahirkan acara Warung Kopi di Radio Prambors . Suatu idea yang genius , dan sejak itu jutaan orang telah dihibur oleh grup Warkop ini , sampai hari ini film s film Warkop masih tampil di layar tv tv swasta kita . suatu tanda karya yang evergreen yang masih digemari .
Boleh tau gak berapa sih bayaran Warkop untuk rekaman album ?
Deal album Warkop pertama sebesar 10 juta rupiah Flat Pay , jumlah yang besar pada zaman nya
Mengingat sebuah album yang produksinya kelas mewah saja ( studio gelora seni ) rata rata biaya nya cuma 5 juta rupiah all in Flat Pay
dan jika ada deal dengan royalty nilai bekisar 50 - 100 rp per kaset .
Kenapa kontrak Warkop lebih besar dari grup lainnya , Karena kondisinya yang lain .
Saat Warung kopi di kontrak Pramaqua , mereka sudah membangun image selama 5 tahun jadi bukan artis baru , mereka sudah masuk katagori artis yang established, Warkop juga telah membuktikan berhasil tampil sukses dimana mana ,acara mereka di radio Prambors sudah ngetop dan selalu ditunggu . mereka sudah punya Brand .
Radio Prambors saat itu memiliki dua ( 2 ) signature produk yaitu LCLR Prambors dan Warung Kopi Prambors .
Metode marketing dan promotion Pramaqua yang selalu ingin mengkondisikan dahulu sebuah single dari album yang akan kita rilis , dengan melihat signal dari radio , telah terpenuhi oleh Warkop waktu itu , malahan signalnya sudah menghasilkan bunyi bel .
Jadi kita yakin , dengan World of Mouth saja , ketika album nya di rilis , sudah bisa lari kencang di pasar . perhitungan juga termasuk biaya pemakaian studio yang tidak akan besar , paling paling satu dua hari karena semua materinya sudah siap ?! ( Pandangan yang ini terbukti kita salah ) .
Saya sangat optimis , Pramaqua sign warung kopi 1 album plus option 1 album , Kita hubungi Alex Kumara untuk menangani proyek rekaman nya .
Materi di kumpulkan dan sudah cukup untuk satu album , Warkop yang saat itu masih formasi yang utuh ( tanpa Rudi Badil ) , yaitu Kasino , Dono , Nanu dan Indro . Ok ... ,..... We Go .
Kita masuk studio Gelora Seni , materi yang telah dipersiapkan lalu direkam , hasilnya ....... ......gagal besar !? , terasa steril , mereka tidak berkembang distudio , emosinya dingin , tidak menyentuh .... . Ternyata mereka demam studio
kita juga menghadapi kendala untuk mencari gelak tawa suara penonton yang alamiah untuk dapat mendukung suasana menjadi hidup / Live .
Terus solusinya gimana ?
Ya.......... Live itulah yang harus kita lakukan . Saya diskusikan lagi dengan kawan saya Alex Kumara dan dia sependapat , kita harus rekam live .
Gimana caranya ?
Rekaman Live waktu itu bukan lah seperti hari ini dimana station TV memiliki Mobile Remote Recording Studio , dengan Wireless Microphone , peralatan yang kita punya hanya dengan tape Revox A 77 ( prototype homestudio dari pabrik Studer ) , beberapa mic dengan preamp nya , serta mixer kecil . jadi harus cerdik untuk agar suaranya bisa dipakai untuk komersial .
Ada pertunjukan di Palembang , Ok kita berangkat ke Palembang , saya belum pernah ke Palembang sebelumnya , jadi kunjung an pertama ke kota ini .Di Venue tempat Warkop akan tampil , Alex Kumara memasang microphone dibeberapa tempat dan ada yang digantung dengan kawat , acara di rekam dengan pita 1/4 inches (2 track ) dan dengan speed 7,5 .
Pertunjukan dimulai , Warung Kopi in action , ternyata penonton kota Palembang panas sehingga membuat penampilan anak anak Warkop menjadi hidup .Kita dengar hasilnya memuaskan jadilah rekaman Warkop yang pertama .
Setelah album pertama sukses ?
Kita kontrak lagi Warkop pada bulan Agustus 1979 untuk album keduanya kali ini sebesar Rp 25 juta rupiah Flat Pay , Pantas album pertama meledak kok , walaupun faktanya album kedua terjual hanya separuh album pertama .,
Rekaman Live berikutnya di kota Pontianak , saya ikut juga lagi ke Pontianak ,kita melakukan sistim yang sama seperti di Palembang , dugaan kita tidak meleset , Warkop juga sukses besar di Pontianak .
Punya pengalaman menarik tentang Warkop ?
Ada pengalaman yang tidak bisa saya lupakan yaitu ketika kita berkunjung diibu kota KalBar waktu itu , kita naik Merpati Airline dengan pesawat fokker 27 dari Jakarta ke Pontianak , kursi penumpang hanya ada yang disebelah kanan , kursi di sebelah kiri dikosongkan dari depan sampai kebelakang , untuk mengangkut cargo , jadi flight kita adalah two in one , flight (penumpang dan cargo ) tapi aneh nih ... cargo nya bukan hanya barang saja yang diangkut tapi juga termasuk ternak , jadi disebelah kiri tempat duduk saya dan Alex ada Kuda ... . Oops la ......... gimana kalau kudanya kaget dan ngamuk ............. Unbelievable Man ,
Ha....ha....ha terus terus ?
Kita check in di hotel bintang empat , hotel baru yang paling Top waktu itu , lupa nama hotelnya , mewah hotelnya , ketika saya mau mandi dan mengisi bath tub nya , saya terperanjat , kok air nya coklat seperti air teh , ada apa ya , ternyata air di Pontianak semua nya seperti itu , yaitu air yang dari air Gambut , wah kita kurang informasi nih sebagai pengunjung baru yang pertama kali ke Pontianak jadi kena ........Shock , hari sudah malam , saya malas keluar untuk cari air bersih , achirnya saya terpaksa gosok gigi pakai Coca cola , It.s a real thing , have a coke and smile , Enjoy ..... slogan mereka .
Gimana penjualan album Warkop kedua ini ?
Album nya warung kopi dirilis dan langsung meledak karena telah ditunggu , terjual lebih besar dari kaset albumnya LCLR 77 , LCLR 78 dan album soundtrack Badai Pasti Berlalu waktu itu . Album Warkop terjual 180 ribu kaset hanya dalam 45 hari dan all time sale mendekati 200 ribu unit ( pada waktu itu sale sebesar ini sudah meledak besar , adalah merupakan sale yang terbesar pertama kali untuk Aquarius ) , sale album keduanya juga laku tapi agak menurun terjual diatas 100.ribu kaset .
Memang life cycle dari album lawak seperti Warkop ini sangat pendek umurnya , tidak seperti album lagu lagu pop yang bisa evergreen dan bisa berada dipasar selama bertahun tahun lamanya . Lain dengan album Badai dan LCLR 77, 78 ( album kompilasi ) yang masih bisa dijual setelah belasan tahun dirilis .
Saya suka tuh dengan kedua cover Warkop.Kayaknya artistik gitu ?
Itu dibuat sama Lesin.Lesin juga telah membuat sebuah design logo dan cover dengan hasil yang superior , I Love the design Folk ! , Logonya terus dipakai oleh Warkop dalam kurun waktu yang cukup panjang .
Setelah 2 album Warkop sukses ?
Hubungan kita dengan Warkop berlanjut , terutama dengan Kasino yang kadang kadang datang untuk berdiskusi dengan kita di Pramaqua ,
Suatu hari di pertengahan tahun 1979 setelah kita merilis album pertama Kasino memberitahukan bahwa the grup mendapat beberapa tawaran untuk main film , dia tanya pendapat kita , kenapa Pramaqua tidak main di bisnis film , Warkop tidak ada relasi nih didunia film , apakah Pramaqua bisa menjadi partnernya untuk cari perusahaan film yang tepat dan asyik diajak kerja sama , Ok kita coba , beri kita waktu .
(segitu aja dulu dongengya ya.....ayo semuanya bobok.....besok mau kerja he he he)
From Notes FB : Danny Sakrie
Kembang api di Karawaci, pada sebuah siang yang kosong
Siang kosong
Sepotong heli warna muram berkisar-kisar
Menerbangkan angan menawarkan senyuman
Langit cerah biru metalik
Sabtu ini kembang api digelar seperti biasanya
Untuk sekedar hiburan kaum kanak pinggiran
Bonus rekreasi di akhir pekan
Siang kosong menuju sore bolong
Beberapa heli warna hijau berkisar-kisar
Mengibarkan kengerian
Diantara gardu langit mengepung mega mal
Kondominium dan hamparan hijau lapangan golf
Terdengar bunyi ledakan
Manusia berbondongan menyerbu pasar serba ada
Satu batalion api menjilat-jilat
Kepulan asap anarki meraung gaduh bersama semburan gelap bagai cendawan beracun
Siang kosong
Siang berkelir
Disusul percik warna tangkas ke udara
Jelaga derita nyanyian amuk masa indonesia lara
Indonesia menjarah dalam berita
Kanak-kanak berseru:
“Kembang api! Kembang api!”
Mereka tak pernah berpikir mengapa kali ini kembang api main di siang hari
Tuhan berkata : “ Neraka ! Neraka! “
Kanak-kanak berkejaran dengan heli bersama orang tuanya.
Mereka berpesta. Mereka menjarah seadanya. Mereka pikir ini pesta.
Siang kosong
Hening cakrawala
Menghitung korban tak terkira
Yang mereka tahu
Sejak saat itu mereka tak pernah lagi
Menyaksikan kembang api
Senyum kanak-kanak cerai berai
Pergi menepi dipagar kawat berduri
Kidung gembira mereka dirampas kini
Ada saudara mereka mati
Tapi mereka dapat televisi sebesar lemari
Tuhan berkata : “Indonesia sedang kucobai?"
Ada satu dua heli tepekur dihelipetnya
Langit meranggas
Gedung gedung bisu tinggal kerangka
Tentara polisi berjaga-jaga dengan wajah luka
Rumah-rumah menutup pintu
Bahagia kami terjual tunai
Air mata dan darah tumpah ruah
Kanak-kanak berseru: “ Kami mau sekolah. Kami mau susu. Kami mau makan . Kami lelah oleh berita dan janji. Kami tidak mau lagi kembang api. Kami mau aman. Kami mau damai".
Siang kosong
Siang di Karawaci
Langit indonesia merah darah
Darah dari maluku
Darah dari aceh
Darah dari jakarta
Darah dari kalimantan
Darah dari sudut-sudut pelosok kota nusantara
Seorang turis bertanya : “Apa yang sedang terjadi dengan Indonesia?”
Tak tak ada yang berani menjawab dengan jujur.
Tiba-tiba seorang kanak menjawab lantang :”Maaf, negeri kami gagu”.
Siang kosong
Sepotong heli berwarna muram berkisar-kisar
Menyebarkan luka terpendam
Anak bangsa saling menikam
Oh Tuhan beri mereka pelajaran
Beri mereka pemahaman
Agar neraka tak ikut campur lebih dalam
Karena secara seksama
Setan tersenyum
Tanpa beban
Sigit Hardadi
Maret 1999
Sabtu, 02 Mei 2009
Berita Duka
Telah meninggal dunia hari ini Ibu D.I. PANDJAITAN (Ibunda dari Riri
Pandjaitan Sinema 76). Disemayamkan di kediaman Jl. Sultan Hasanuddin
Kebayoran Baru.
Seluruh Parabizzi IRAMA OMBAK DUREN menyatakan turut berduka cita, semoga Almarhumah mendapat tempat yang layak disisiNYA, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan, amien
Pandjaitan Sinema 76). Disemayamkan di kediaman Jl. Sultan Hasanuddin
Kebayoran Baru.
Seluruh Parabizzi IRAMA OMBAK DUREN menyatakan turut berduka cita, semoga Almarhumah mendapat tempat yang layak disisiNYA, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan, amien
Jumat, 01 Mei 2009
Cowboy Jamming 2009
The 'DADAKAN Group'
Egi & Hanche...Rollin My Sweet Baby's Arms....




Pinky,Pakde Yunus, Sapto Ajie
Howdy!
Kota Bandung telah dikenal sejak dulu sebagai “NASHVILLE nya Indonesia”. Hal ini disebabkan karena kota Bandung sejak tahun 1970an telah eksis ber-country ria dan menjadi barometer musik country di Indonesia. Beberapa festival musik country antar mahasiswa telah banyak digelar di era ini. Banyak pula penyanyi country dan juga band-band country yang eksis di era tsb. Diantaranya adalah Rita Ruby Hartland, Remy Silado, Babadotan Band, Carulug band…dan masih banyak lagi.
Oleh sebab itu saya bersama teman-teman berniat untuk mengadakan acara Sarasehan antar musisi yang dapat menjadi ajang temu kangen untuk para musisi yang telah lama tidak bertemu.
Saya sangat berambisi untuk mengembalikan Bandung menjadi kota Country lagi seperti dulu.
Pada hari Selasa tanggal 28 April 2009 di MAMA’S GERMAN RESTO diadakan acara BANDUNG COUNTRY STAGE dengan tema The COWBOYS JAMMIN’. Beberapa minggu sebelum diadakan, gaungnya acara ini telah mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari teman-teman musisi country.
Saya pun mengundang teman-teman melalui FACEBOOK GROUPS-KOMUNITAS PENGGEMAR MUSIK COUNTRY. Dan disanalah saya bertemu dengan seorang “senior” pemusik Bandung yang telah berhijrah ke Jakarta menjadi seorang aktor sinetron,yaitu Bpk Egi Fedly.
Beliau menyambut gembira dengan adanya acara ini. Sesungguhnya beliau pun terkejut akan masih eksisnya musik bluegrass di Bandung. “Saya kira sudah enggak ada..” itu ujarnya.
Acara ini disebarluaskan pula undangannya oleh radio CHEVY 103.5FM oleh rekan Lenia dan juga pak Rizal di setiap hari Minggu. Dan setiap kamis malam, disebarluaskan juga oleh Bang Tatang Lakturo dan Pak Harris di radio MARA 106.7FM .
Saya juga mengundang pak Sutoyo ketika bertemu di De Ranch ketika beliau sedang menyaksikan penampilan Joe Arkansas.
Direncanakan sebelumnya untuk hari “H” yang akan menjadi Home band adalah 3 grup band asal Bandung yaitu: PENJAGA GAWANG BAND, DITTO DITTI BAND dan sebuah BAND BLUEGRASS,
Namun karena 2 orang personil dari DITTO DITTI berhalangan hadir karena harus bekerja, maka pada hari H yang menjadi Home Band hanya 2 grup band.
Pada hari “H” suasana MAMA’S GERMAN RESTO sungguh meriah. Acara sendiri dimulai pukul 20 tepat. Hadir pula rombongan Pak Sutoyo dari Jakarta dan juga rombongan Pinky Warouw dari Pamulang bersama Pakde Yunus Hidayat.
Banyak sekali musisi yang hadir malam itu dari beberapa angkatan. Dari angkatan muda hadir SAPTO ADJIE, YOGIE DALTON, dan masih banyak lagi. Sedangkan dari angkatan senior hardir pula beberapa musisi country yang sudah ‘menghilang’ spesial hadir kembali malam itu,yaitu Pak EGI FEDLY dan pak GOEM-GOEM dari BABADOTAN BAND, juga ada Pak RIKE BARNIE dan ‘kakek’ POW dari Lasso Band.
Hadir pula beberapa penyiar yang selalu mengumandangkan musik country di kota Bandung. Ada rekan Lenia juga pak Rizal dari radio CHEVY dan dari radio MARA ada pak Tatang dan Pak Haris. Juga ada Pak Sujanto Lawantara dan rekan-rekan dari CMCI Bandung.
Malam itu terasa sekali suasana kekeluargaan dari antar musisi. Maklumlah, acara seperti ini biasanya hanya diadakan setahun sekali.
Motivasi kami mengadakan acara tersebut adalah untuk menghidupkan kembali Musik Country di kota Bandung khususnya. Kami selama ini sudah gemes karena gaung musik country sama sekali tidak terdengar lagi. Semoga dengan acara tersebut dapat menjadi awal dari dimulainya kebangkitan musik country di kota Bandung lagi.
Terima kasih kami ucapkan kepada pihak MAMA’S GERMAN RESTO yang telah memberikan kami kesempatan dan wadah untuk kami mengadakan acara tersebut. Juga kepada pihak RADIO CHEVY 103.5 FM dan juga pihak RADIO MARA 106.7FM yang telah membantu menyiarkan dan menyebarluaskan “gaung” musik country di kota Bandung.
Terima Kasih juga kepada Pinky Warouw dan Pakde Yunus beserta rekan-rekan dari Jakarta yang telah hadir mendukung dan menyemarakan acara tersebut. Buat teman-teman musisi di kota Bandung, terima kasih banyak dan semoga kita bisa tetap kompak membangun dan menyemarakkan musik country.
Last but not least…terima kasih banyak kami haturkan kepada pak Sutoyo yang telah mendukung acara ini dari awal hingga akhir , serta perjuangannya menyemarakkan musik Country di tanah air dengan Blognya yang luar biasa.
VIVA COUNTRY FOREVER!
By: Hanche Presley.
28 April at Mama's Cafe Bandung, berkumpulah para Bluegrasser Bandung dan Jakarta, Sebagai Bluegrasser Gw, Goem2, Ato, gak mau ketinggalan, Bahkan Anak Gw Egar secara sumringah mem Bass kan dirinya....Yihaaaa.
#3 lagu dibawakan oleh Group Dadakan Eks Babadotan dan Baramaen ini, 1 lagu instumental dari album Nitty Gritty, 1 lagu Kaligata (Anak Gembala), dan 1 lagu Beatles (Norwegian Wood)....Suasana Gathering Asyik, bernuansa sosonoan dan berakrab akrab dengan Komunitas Country Bandung yang ternyata masih Eksis....Penampilan ini tambah asyik karena Jerry secara manis membiolai semua lagu yang kami bawakan.....Sebelumnya dalam Penampilan Hanche Presley yang diiringi PENJAGA GAWANG, Gw juga sempat didaulat berduet ROLLIN MY SWEET BABY's ARMS.....wah bener bener Nosltagia....
Egi
Langganan:
Postingan (Atom)
